Kenapa Seedling Tray (2) ?

Tempat Semai (Seedling tray)

Bibit tanaman bisa diumpamakan sebagai bayi. Maka perawatan awal sangat menentukan kualitas dari tanaman tersebut, bahkan produksi atau hasil panenan akan memuaskan atau tidak , ya dari bibit ini.

Tray semai ini biasa dipakai bila cara penanaman dengan mekanisasi (traktor tanam). Walaupun begitu, dengan cara tanam yang manualpun akan sangat baik menggunakan tray semai.

Kepraktisannya/kecepatan dalam pengisian tanah untuk semai sangat membantu pekerjaan. Juga dengan tray ini jumlah biji yang disemai akan mudah dihitung, maka perkiraan jumlah tanaman perluasan dan kebutuhan benih akan mendekati kebenaran.

Tray semai ini bisa di dapatkan di toko pertanian yang agak besar. Harganya relatif mahal bila di konversikan dengan plastik semai/polybag. tapi sebetulnya  biaya akhirnya akan lebih murah dengan tray semai. Ini berkaitan dengan ongkos tenaga kerja, harga benih dan germinasi tanaman.

Ukuran (PxL) tray ini ini rata-rata sama yaitu sekitar (28cmx56cm) , cuma jumlah lubang dari tray ini bermacam-macam, dimana disesuaikan dengan jenis tanaman yang akan disemai.

Alat Semai Semi Manual

 Setelah tray semai diisi tanah yang sudah dipersiapan untuk tanah semai, maka dalam peletakan biji tanaman juga akan sangat menentukan: kekuatan tumbuh, daya tumbuh dan kualitas bibit. Usahakan biji ditaruh di tengah pot dengan kedalaman sekitar 2 cm.

Pada umunya titik tumbuh yang pertama adalah perakaran, maka biasanya biji akan “terdorong” keatas. Bila letak biji terlalu dangkal, maka tanaman akan kurang kuat cengkeramannya. Ini juga akan mempengaruhi kualitas bibit yang tumbuh.

Mesin Semai

Alat ini biasa dipakai di Industri Pembibitan, dimana bisa meletakan benih yang disemai dalam sekali taruh. Jumlah “lubang hisap” (tampak dibagian atas menghadap keatas) bisa disesuaikan dengan jumlah lubang tray semai.

Benih ditaruh dibagian bawah dari lubang hisap, setelah itu ada “penggaris” yang berjalan untuk meratakan biji tanaman dan akan langsung “menempel” dilubang hisap. Benih yang tidak terhisap akan “jatuh sendiri” kelubang penampungan biji.

Kemudian kotak lubang hisap yang tertempel benih akan segera membalik menghadap ke bawah dan langsung menempel ke tray semai, serta “sedotan” nya dilepas, maka benih akan otomatis masuk kelubang yang sudah disiapkan.

Di perusahaan Industri Bibit (sekedar informasi bisnis, bahwa industri semacam ini belum ada di Indonesia saat ini-th.2002) sebelum proses peletakan benih ini, ada satu mesin lagi untuk mengisi tanah kedalam tray semai. Setelah tanah diisi (mesin ini bisa sekalian memampatkan tanah dan membuat lubang semai di tiap lubang).
Setelah dari mesin semai ini, maka tray biasanya diangkat manusia dengan cara manual dan diletakan di gerobak dorong untuk selanjutnya  ditaruh di rumah kaca atau meja-meja semai.

Bibit Tanaman

Dari hasil penyemaian di tray, maka akan sangat mudah sekali untuk mengangkat seluruh media semai dan akar tanaman.

Tentu hal ini akan lain, bila kita menyemai di tanah, maka seringnya akar tanaman akan terputus sebagian. sayangnya yang putus itu justru merupakan titik tumbuh yang sangat diperlukan sekali dalam adaptasi awal dengan lingkungan tempat tanaman ini di tanam

Pentingnya Perakaran Semaian

Foto disebelah kanan memperlihatkan betapa pentingnya titik tumbuh perakaran. Begitu bibit hasil dari tray semai dimasukan kedalam air, maka segera bereaksi dan segera menjulurkan akar-akarnya.

Bila kita menggunakan media semai langsung di tanah, maka akar banyak yang terputus, sehingga agak lambat dalam penyesuain dengan tempat penanaman. tentu ini juga akan memperlambat waktu panen. Mungkin hal ini dianggap sepele khususnya di pertanian didaerah tropika atau di Indonesia. tapi di negara yang mempunyai 4 musim, akan sangat menentukan sekali dalam rotasi tanaman.

 

Sumber lengkap:

oleh Gun Soetopo,

http://kelopas.com/I-tnm%20kol.htm

<<kembali ke produk gardenku>>

9 Comments Add yours

  1. Gardenku Yth.
    Terima kasih informasi yang sangat bermanfaat. Mohon pencerahannya tentang bagaimana cara perlakuan yang baik utk mengeluarkan tanaman cabe dari tray yang sudah berumur sekitar 25 hari dan siap ditanam di lahan.
    Apakah dg cara mendorong bagian bawah tray atau dikondisikan tanahnya agak kering dan tanaman dicabut atau bagaimana.
    Terima kasih.

    Hormat saya,
    Gatot

    1. gardenku says:

      biasanya tanaman yang berumur 25 hari perakarannya sudah banyak, untuk melepaskan dari tray, tinggal ditekan2 lubang tanamnya pelan2 supaya tidak terlalu menempel dengan dinding tray, setelah itu tinggal ditarik perlahan..
      atau dengan mencongkel bibit dengan kayu/alat yang pipih secara hati2 agar akar tidak terluka
      mohon koreksinya jika informasi dari saya salah

      terimakasih🙂

      yuddy

  2. Renold andika says:

    bang kalo tanaman umur 7 hari, terus mau gw pindahin kemedia tanam lain tapi saat penarikan akarnya luka atau putus akibatnya apa?
    apa tanaman bisa jadi cacat?
    moon pencerahan🙂

    Renold Andika

    1. gardenku says:

      terimakasih bang renold..
      pemindahan bibit memang harus hati2 bang jangan samapi merusak tanaman terutama akar karena dikhawatirkan bisa jadi jalan masuknya penyakit, kalaupun sudah terlanjur rusak bisa pakai obat tertentu yang fungsinya untuk mencegah penyakit masuk, mohon koreksinya

      tks

  3. wah, sumbernya dari pakde gun ya😀
    menarik sekali. minat juga nih untuk beli…

    1. gardenku says:

      iya, dari Bpk Gun, ga sengaja nemu tulisan beliau dan kayanya cocok untuk jadi bahan🙂

      terimakasih

  4. winarno says:

    saya mau memesan 100 pcs untuk pempemesanan bibitan cabai, bagai mana cara pemesanan dab pembayarannya, terima kasih

    1. gardenku says:

      untuk pemesanan silahkan hubungi saya langsung di 081586228637, call/sms

      tks

  5. Reviee says:

    Humic Acid adalah zat organik yang memiliki berat molekul tinggi yaitu Berat Molekul : 10.000-100.000 g/mol, sebagai sumber bahan organik alami dalam tanah. sehingga sistim pembentukan akar yang kuat dan panjang memberikan efek yang baik bagi tanaman. Daya serap dan jelajah akar semakin maksimal untuk mencari unsur hara makro mikro dan nutrisi dalam tanah dan meningkatkan kemampuan menahan air dalam tanah sekitar 80-90 % sehingga menjaga kandungan unsur makro dan mikro supaya tidak hilang dan bisa di serap oleh tanaman.

    Humus Humagrow yang mempunyai kandungan humic acid 85% sangat cocok dipergunakan untuk tanah yang akan diolah baik sebagai media semai maupun media tanam karena mempunyai manfaat sbb:

    1.Memperbaiki sifat fisik tanah (tanah lebih remah/gemur sehingga mudah diolah,meningkatkan aerasi tanah dan kapasitas menahan air dan mengurangi erosi).
    2. Memperbaiki aktifitas biologi tanah dengan meningkatkan pertumbuhan mikroorganisme yang menguntungkan dalama penyediaan nutrisi.
    3. Memperbaiki sifat kimia tanah, sehingga tanah mampu mengikat nutrisi yang diperlukan tanaman.
    4. Mengurangi tingkat stress bibit tanaman yang dipindah ke lapang.
    5. Meningkatkan perkecambahan dan daya tumbuh benih.

    NPK Humagrow 6:30:6 dengan kandungan humic acid 10% sangat cocok digunakan setelah bibit dipindah ke lapang atau setelah tanam, adapun NPK Humagrow 6:30:6 mempunyai manfaat sbb:

    1. Meningkatkan pertumbuhan akar.
    2. Nutrisi lebih mudah tersedia bagi tanaman.
    3. Merangsang pembungaan dan pembentukan buah.
    4. Meningkatkan kandungan klorofil.

    Dengan kata lain pemakaian pupuk humagrow pada saat sebelum dan sesudah tanam akan memperoleh hasil tanaman pertanian dan perkebunan yang maksimal dengan biaya yang sangat ekonomis. Untuk informasi selengkapnya tentang Pupuk Humagrow dapat mengunjungi website kami di: http://www.erlimabrothers.com

berbagi info...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s